Sejarah Sekolah

Buku Sejarah Keuskupan Surabaya yang disusun oleh romo Drs. JVS Tondowijoyo CM selaku Executive-secretary Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Surabaya per 1 September 1983 lalu menyebutkan bahwa di Paroki St. Yusuf Blitar pada tahun 1927, baru mempunyai 7 orang Indonesia yang beragama Katolik, semuanya berasal dari Jawa Tengah. Umat Katolik lainnya adalah bangsa Belanda. Pada waktu itu di Blitar sudah ada sekolah Katolik yang berumur satu tahun dan berlokasi di jalan Diponegoro 36, yaitu HIS Yohanes Gabriel. 

Pada tahun yang sama, para suster Misi Abdi Roh Kudus (S.Sp.S) berdatangan dan bertugas membantu misi di Blitar. Disusul pada tahun yang sama, romo HV Megen datang melayani Tuhan, khususnya untuk orang-orang Indonesia lantaran beliau mahir bahasa Jawa. ...

Visi Sekolah

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa, Berkarakter, Berwawasan Lingkungan, dan Peduli Sesama.

Misi Sekolah

  • Menyelenggarakan pendidikan yang berlandaskan cinta kasih.
  • Mewujudkan pribadi yang cerdas, terampil, dan menguasai Iptek.
  • Mengembangkan pribadi yang jujur, disiplin, dan bertanggungjawab.
  • Membudayakan semboyan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) dan Tomat (Tolong, Maaf, Terima kasih)
  • Membudayakan sikap peduli lingkungan dengan semboyan Bersehati (Bersih, Rindang, Sehat, Asri, Tertib).

Kurikulum

Kurikulum SDK Santa Maria Blitar mengacu pada pendidikan karakter yang dipadukan dengan pendidikan lingkungan dan K-13 (Kurikulum 2013) sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan.

SDK Santa Maria Blitar memiliki status sekolah terakreditasi A dan memiliki banyak prestasi di bidang Akademis dan Non Akademis. Masuk Sekolah hanya 5 hari dalam seminggu, memiliki bimbingan belajar dan bantuan bagi siswa yang kurang mampu.

Foto Sekolah